Cara Install Wordpress di Localhost

Tiba saatnya blog ini memaparkan tutorial web mengenai cara instalasi Wordpress CMS pada localhost. Bagi pembaca yang mungkin baru pertama kali membaca di blog ini, saya sarankan untuk membuka terlebih dahulu postingan mengenai localhost dan setting localhost menggunakan XAMPP, supaya diantara kita ada persamaan persepsi. Setelah itu, hal yang tentu dibutuhkan adalah modul Wordpress CMS yang bisa pembaca kenali dengan mendownloadnya di sini. Berikut langkah-langkah instalasi Wordpress CMS pada Localhost:

  1. Ekstrak terlebih dahulu paket modul Wordpress CMS yang telah Anda download.

  2. Anda akan menemukan sebuah modul yang berada di sebuah folder yang biasanya diberi nama "wordpress".

  3. Pindahkan folder modul Wordpress CMS yang bernama "wordpress" tersebut ke dalam "C:\xampp\htdocs". Yang paling utama diperhatikan adalah penyimpanan yang harus dilakukan di folder "htdocs". Tidak masalah pembaca menginstal XAMPP pertama kali di drive D, F, atau yang lainnya, yang terpenting semua file web pembaca harus ditempatkan pada folder "htdocs" tersebut. Sebab ketika kita membuka URL web tersebut pada browser, sistem localserver XAMPP yang kita gunakan akan membaca folder htdocs tersebut dan akan mencari web yang dimaksud sehingga dimunculkan pada browser. Karena pada e-book panduan instalasi XAMPP yang bisa pembaca download dari sini dijelaskan bahwa XAMPP tersebut diinstal pada path C:\, maka kita menyimpannya di C:\xampp\htdocs. Itulah sebabnya sangat penting untuk menyamakan persepsi kita.

    instalasi blog wordpress CMS

  4. Jika sudah memindahkan atau mengcopy paste modul Wordpress CMS tersebut, pembaca boleh mengganti nama folder "wordpress" sesuai keinginan Anda. Agar sama, kita akan mengganti dengan nama misalnya "webku".

    instalasi blog wordpress CMS

  5. Buka browser pembaca, kemudian ketik alamat "http://localhost/phpmyadmin" pada address bar sehingga muncul halaman phpMyAdmin. Kita akan membuat database yang akan digunakan oleh wordpress CMS yang akan kita instal. Tenang saja, saya tidak akan mengajak Anda untuk berurusan dengan bahasa SQL. Cukup tulis nama database yang akan kita gunakan pada kotak di bawah tulisan "Create new database". Misalkan kita beri nama "datawebku". Kemudian klik tombol "Create" yang ada di sebelah kanannya.


  6. Masih pada browser Anda, ketikkan juga alamat "http://localhost/webku" pada address bar-nya. Perhatikan bahwa alamat tersebut bergantung pada penamaan folder yang Anda berikan pada langkah 4. Karena kita memberi nama foldernya adalah "webku", maka alamat URL-nya adalah "http://localhost/webku". Namun, jika pembaca memberi nama lain misalnya "webnya", maka alamatnya menjadi "http://localhost/webnya". Artinya bahwa kita ingin yang ditampilkan pada browser adalah web yang ada di dalam folder "webku". Sebenarnya bisa saja kita langsung menyimpan seluruh isi modul wordpress CMS tersebut kedalam folder "htdocs" tanpa harus dimasukkan kedalam folder "webku", sehingga alamatnya akan menjadi "http://localhost/". Biasanya hal ini dilakukan jika kita menyimpan secara online dan ingin web kita terbuka dengan alamat misalnya http://www.namadomain.com/", bukan "http://www.namadomain.com/webku". Namun, agar kita mudah dalam mengatur web-web yang kita buat dengan memanfaatkan localhost, sebaiknya file-file web tersebut dimasukkan kedalam satu folder. Apalagi jika kita ingin menginstal atau membuat web lain pada localhost tersebut, tentu kita tidak ingin file web-web tersebut bercampur dan tidak beraturan. Sekalian kita belajar management files.he3x.

  7. Pada browser pembaca akan muncul tampilan wordpress error seperti gambar di bawah ini karena belum terdapat file bernama wp-confic.php. File tersebut merupakan file yang berisi setting (konfigurasi) untuk web Wordpress CMS kita. Untuk membuat file konfigurasi tersebut, lik tombol yang bertuliskan "Create a Configuration File".


  8. Selanjutnya akan muncul halaman "Setup Configuration File" seperti berikut ini. Klik tombol yang bertuliskan "Let's Go!".


  9. Halaman yang selanjutnya muncul adalah halaman isian untuk setting konfigurasi.

    • Dabase Name : isi dengan mana database yang kita ciptakan pada langkah 5, yaitu "datawebku".

    • User Name : isi dengan username yang punya akses untuk masuk ke dalam sistem phpMyAdmin pada server yang kita gunakan. Untuk localhost dengan XAMPP, biasanya usernamenya adalah "root". Pembaca boleh membuka e-book panduan instalasi XAMPP untuk mengetahui user apa saja yang mempunyai akses pada phpMyAdmin di localhost pembaca.

    • Password : kosongkan saja. Hal ini juga telah dibahas pada postingan mengenai e-book panduan instalasi XAMPP untuk localhost.

    • Database Host : karena kita menyimpan/menghosting web kita pada localhost, maka isi dengan "localhost".

    • Table Prefix : digunakan untuk mengunikkan tabel pada database "datawebku". Untuk sementara gunakan yang default, yaitu "wp_".


    Setelah itu klil tombol Submit.

  10. Jika pengaturan sudah benar, maka akan muncul halaman seperti di bawah ini. Klik tombol Run the install.


  11. Selanjutnya Anda akan diminta untuk mengisi informasi tentang web yang akan Anda buat dengan Wordpress CMS ini.

    • Blog Title : isi dengan judul web Anda yang akan terlihat pada title bar browser.

    • Your E-mail :isi dengan alamat email Anda (anda boleh mengisi dengan sembarang email jika tidak mempunyai alamat email).

    • Beri centang pada kotak kecil disamping tulisan "Allow my blog to appear..." jika ingin web yang akan Anda buat terlihat pada Google dan Technorati.


    Setelah semua dirasa benar, klik tombol Install Wordpress.


  12. Akhirnya instalasi Woredpress CMS pada localhost berhasil. Pembaca akan ditunjukkan username serta password yang akan pembaca gunakan untuk masuk ke halaman administrator pada wordpress CMS pembaca. Jangan tutup terlebih dahulu halaman tersebut. Anda harus mengingat atau jika perlu mencatat password tersebut.

  13. Selanjutnya, buka tab atau wondow baru pada browser Anda. Kita akan mencoba masuk untuk pertama kali ke halaman administrator atau untuk wordpress biasanya disebut halaman "Dashboard". Ketik alamat "http://localhost/webku/wp-admin". Alamat tersebut merupakan alamat halaman Dashboard web Wordpress CMS yang telah Anda instal tersebut. Masukkan username dan password yang sesuai yang telah ditunjukkan pada langkah 12.

  14. Agar pembaca mudah mengakses Dashboard pembaca, sebaiknya ganti password yang diberikan tadi dengan password yang mudah Anda ingat. Caranya klik menu "Users" yang ada di side kiri Dashboar wordpress Anda. Akan ditunjukkan list user yang telah ada. Klik pada user "Admin" untuk merubah informasi yang digunakan oleh Admin.

    Lihat dibagian paling bawah akan ada kotak isian untuk password baru. Isi dengan password yang Anda kehendaki pada kotak disamping tulisan "New Password", kemudian klik tombol Update Profile.


Untuk melihat tampilan wordpress CMS yang telah Anda instal, silahkan ketikkan pada browser dengan alamat "http://localhost/webku". Dan ini adalah keseluruhan file web wordpress CMS tersebut. Anda tidak perlu lagi repot membuat halaman-halaman tersebut sampai tenggelam ditumpukan script bahasa pemrograman PHP MySQL. Hanya dengan beberapa langkah saja, Anda sudah mendapatkan sebuah website utuh.

instalasi blog wordpress CMS

 

sumber artikel : disini

Tes Thema di Localhost Dengan Xampp

Untuk anda yang masih belajar wordpress secara offline atau pada localhost dengan menggunakan Xampp, berikut ID Tutorial tuliskan cara mengganti theme wordpress pada Xampp.

Sebenarnya tutorial ini tidak hanya khusus ditujukan untuk yang masih belajar wordpress melalui localhost, namun juga untuk mereka yang sudah mempunyai blog wordpress secara online. Sebagai saran dan memang ini seharusnya selalu anda lakukan yaitu tes terlebih dahulu theme yang ingin anda gunakan sebelum benar-benar dipakai pada blog utama anda. Ada beberapa alasan kenapa anda harus melakukan testing theme baru pada localhost :

  • Theme hasil download belum tentu kompatibel dengan wordpress yang anda gunakan, dengan melakukan testing dengan localhost maka akan diketahui apakah theme tersebut kompatibel dengan versi wordpress yang anda gunakan atau tidak. Penggunaan theme yang tidak kompatibel terkadang akan menimbulkan masalah serius, bukan hanya dari segi tampilan saja namun bisa jadi blog anda error secara total.

  • Theme wordpress yang anda gunakan sulit dioperasikan. Untuk beberapa jenis theme (umumnya yang premium wordpress theme) terkadang sulit untuk di operasikan. Tidak seperti theme yang biasa, theme premium memiliki banyak pengaturan yang terkadang lumayan rumit, oleh karenanya perlu proses pembelajaran terlebih dahulu. Selama proses penyesuaian terhadap theme baru anda, alangkah baiknya jika di lakukan pada localhost sehingga tidak mengganggu blog anda.

  • Theme tidak sesuai harapan. Terkadang sebelum mendownload atau membeli suatu theme wordpress, kita melihat Demo dari theme tersebut. Sepertinya demo yang dilihat sangat menarik, namun ketika di gunakan tidak sesuai dengan topik blog anda.

  • Bisa melakukan edit theme secara bebas. Setiap theme yang baru anda install, umumnya banyak yang perlu di edit dan disesuaikan. Mengedit theme wordpress secara offline bisa sangat lebih leluasa karena tidak ada rasa takut blog utama anda rusak apabila ada kesalahan edit, proses loading blog yang cepat karena tidak perlu koneksi internet, tidak takut kelihatan acak-acakan karena memang hanya anda yang melihat.

  • Dan banyak lagi alasan yang lainnya.


Cara mengganti theme pada Xampp


Dalam tulisan ini akan dituliskan dua cara dalam mengganti theme menggunakan Xampp.

Install Theme dengan backend WordPress



  1. Silahkan jalankan program Xampp anda, kemudian aktifkan Apache dan MySql .

  2. Buka blog wordpress local anda ( http://localhost/wordpress/)

  3. Silahkan login ke admin blog wordpress lokal anda.

  4. Alihkan perhatian ke sebelah kiri, klik pada menu Appeareance kemudian klik sub menuThemes.
    themes menu wordpress

  5. Klik tab menu Install Themes, kemudian klik Upload.
    install themes wordpress

  6. Klik tombol Browse.. kemudian pilih file theme yang ingin anda pasang (file theme harus format .zip). Jika file theme sudah terpilih, klik tombol Install Now.
    install a theme

  7. Silahkan tunggu sampai proses selesai. Umumnya proses ini tidak memakan waktu yang lama karena masih dalam satu komputer.

  8. Apabila proses selesai, akan ada pilihan : PreviewActive, dan Return to Theme Page. KlikActive untuk mengaktifkan Theme tersebut.
    activate themes

  9. Selesai. Kini theme tersebut siap untuk di edit.


Install theme dengan langsung men copy paste data


Langkah 1

  1. Apabila theme yang mau di install masih terkompresi ( .zip), silahkan di ekstrak terlebih dahulu.

  2. Buka folder C:\xampp\htdocs\wordpress\wp-content\themes ( diasumsikan bahwa xampp di install pada drive C dan folder blog wordpress anda di namakan wordpress ). Copy folder theme yang mau di install, lalu paste pada folder C:\xampp\htdocs\wordpress\wp-content\themes tadi.
    install theme pada xampp

  3. Selesai.


Langkah 2

  1. Silahkan jalankan program Xampp anda, kemudian aktifkan Apache dan MySql .

  2. Buka blog wordpress local anda ( http://localhost/wordpress/)

  3. Silahkan login ke admin blog wordpress lokal anda.

  4. Alihkan perhatian ke sebelah kiri, klik pada menu Appeareance kemudian klik sub menuThemes.
    themes menu wordpress

  5. Theme yang tadi di masukan datanya akan muncul pada list theme yang bisa anda aktifkan.

  6. Klik Active untuk mengaktifkan theme tersebut.

  7. Selesai. Kini theme sudah berganti dan siap untuk di edit sesuka hati.


Mudah bukan? cara ini bisa juga untuk percobaan membuat theme sendiri. Selamat mencoba!

untuk lebih jelasnya, liat links di bawah.

sumber artikel : kang rohman

List Tool SEO Penunjang SEO

List Tool Penunjang SEO - Dalam proses melakukan Optimasi blog atau web (SEO ) tidak cukup hanya dengan mengandalkan intelegensi atau perkiraan saja, namun diperlukan SEO tool atau aplikasi penunjang agar proses optimasi bisa efektif dan maksimal.

Ada banyak variant dari SEO Tool, mulai dari analisa keyword, meta tag, backlink, load speed, dan lain-lain. SEO tool ini ada yang berupa tool online yakni dipasang pada web-web tertentu yang menyediakan layanan SEO, ada aplikasi yang di install pada komputer, browser add ons dan lain sebagainya.

Daftar Tool SEO


Berikut daftar atau list SEO tool yang mungkin anda tertarik untuk menggunakannya.

Firefox Add-Ons SEO Tool


Bagi anda pengguna browser firefox, terdapat begitu banyak add ons yang bisa anda install pada broser anda, diantaranya adalah :

SeoQuake SEO extension


SeoQuake adalah add ons firefox yang sangat populer dan banyak digunakan oleh para pecinta SEO karena fungsinya yang sangat lengkap dan efektif.

Install Add ons SeoQuake

SEO Doctor


SEO Doctor dapat menganalisa berbagai faktor SEO pada blog anda secara langsung dan memberikan score sebagai penilaian atas faktor SEO yang anda terapkan di blog anda, mulai dari penilaian inbound backlink, Page Rank Flow, Headings dan lain sebaginya.

Install Add Ons SEO Doctor

SearchStatus


SearchStatus adalah Add-Ons Firefox favorite kang Rohman yang bisa menampilkan Google Page Rank, Alexa Rank, Compete Rank, SeoMoz Rank, nofollow link highting, check metatag, google index dan lain sebagainya hanya dengan sekali klik.

Install Add Ons Search Status

Page Speed


Add-ons yang dibuat oleh tim Google untuk menganalisa kecepatan website dan memberikan solusinya. Seperti yang kita tahu bahwa berat loading suatu blog atau website sangat berpengaruh terhadap SEO. Namun, add-ons page speed harus digandengkan dengan add-onsFirebug.

Install Add-Ons Firebug - Install Add-Ons Page Speed

Dan tentu masih banyak lagi Add-Ons Firefox yang lain untuk menunjang proses optimasi blog anda.

Online SEO Tool


Tedapat begitu banyak website penyedia SEO Tool yang bisa anda gunakan secara gratis, mulai dari cek backlink, analisa meta tag, cek posisi keyword anda di search engine dan lain sebagainya.

Iwebtool


Iwebtool adalah website yang menyediakan begiru banyak SEO Tool yang bisa digunakan secara gratis, diantaranya adalah PageRank Checker, Backlink Checker, Website Speed Test, Link Popularity, Search engine Position dan lain sebagainya.

Iwebtool

SEO Centro


Website serupa seperti iwebtool yang menyediakan banyak SEO tool yang bisa digunakan secara gratis seperti Meta Tag Analizer, Rank Checker, Keyword Analizer, LInk Popularity, Keyword suggestion dan lain sebagainya.

SEO Centro

Backlink Watch


Backlink adalah faktor yang sangat dominan dalam SEO , khususnya untuk Google. Sebagus apapun website anda tidak akan mempunyai posisi yang bagus di Search Google apabila tidak mempunyai backlink dari website lain. Backlink Watch adalah penyedia Backlink Checker populer untuk mengecek backlink blog kita termasuk backlink website lain yang menjadi kompetitor anda, sehingga anda dapat mengetahui seberapa kuat kompetitor anda untuk dikalahkan.

Backlink Watch

 

Masih banyak SEO tool lain bisa anda pergunakan, baik yang berbayar atau gratis seperti IBPSEnuke,ScrapboxXRumerMarket Samurai dan lain sebagainya.

 

sumber artikel ini dari Kang rohman